Selasa, 28 Januari 2014

PENGENDALIAN HAMA TANAMAN

HAMA TANAMAN terdiri dari Serangga (80%), Molusca, Mamalia
PENYAKIT Terdiri dari Jamur, Bakteri dan Virus
GULMA Terdiri dari Alang - alang, Teki dan Rumput

Hama, Penyakit dan Gulma sangat merugikan Petani sehingga Dilakukan Pengendalian Hama Tanaman.
Persepsi yang ada di Petani saat ini adalah Pengendalian Hama satu - satunya solusi menggunakan Pestisida Kimia .
Namun Perkembangan Teknologi Pertanian membuktikan bahwa Bahaya Penggunaan Pestisida Kimia mengakibatkan Resistensi, Resurjensi, Ledakan Hama sekunder, Musnahnya musuh alami, Pencemaran Lingkungan dan Ganguan Kesehatan yang merugikan manusia dan lingkungan. Maka secara umum dapat dilakukan Pengelolaan Agroekonomi  melalui Aspek Ekonomi, Sosial dan Ekologi. Hal ini di atur Pemerintah dengan :
INPRES No 3/1986        : 57 Formulasi di Larang
Tahun 1989 dilakukan      : Pencabutan Subsidi Pestisida
Disahkan UU No 2/1992 : Sistem Budidaya Tanaman

Namun kendala yang sering dihadapi Petani adalah Gagal Memberantas Hama Konvensional karena Kesadaran akan Kualitas Lingkungan Hidup meningkat serta Pola Perlindungan Tanaman secara Organik.

Tahapan Kerusakan Ekosistem yang terjadi sat ini dapat di pisahkan dlam beberapa Tahap yaitu antara lain :
Tahap Subsistensi
Tahap Ekploitasi
Tahap Kritis
Tahap Bencana
Pengendalian Hama Tanaman.
Dari Tahapan diatas perlu dilakukan pembenahan secara dini oleh Petani sehingga perbaikan Kualitas, Kuantitas dan Kelestarian dapat Tercapai.

Teknik Pengendalian Hama Tanaman di lakukan secara Komprehensif yaitu :
1. Pengendalian Agronomi
Olah Tanah, Drainase, Rotasi, Pemberoan Lahan, Tanam Serentak, Jarak Tanam, Penunasan, Sanitasi Lahan, Perempelan, dll.
2. Pengendalian Varietas Tahan
Menggunakan Varietas Tahan secara Genetik maupun Ekologis.
3. Pengendalian Fisik & Mekanik
Pemanasan, Lampu Perangkap, Gelombang Suara, Barier, Pakai Tangan, Gropyokan, Pasang Perangkap, Pengusiran Hama.
4. Pengendalian Hayati
Tanaman : Tembakau, Srikaya, Mindi dll
Hewan : Predator, Parasitoid
Mikrobia : Jamur, Bakteri, Virus
5. Pengendalian Kimia
Alternatif Terakhir dan tidak di sarankan karena efek samping yang berbahaya.

SOLUSI PERTANIAN LESTARI
1. BAHAN ORGANIK SEBAGAI PUPUK
2. PENGGUNAAN MIKROBIA UNTUK PENGENDALIAN OPT
3. MENJAGA DAN MELESTARIKAN KEARIFAN LOKAL

PENGENDALI HAMA TANAMAN Dari PT. NASA
Meningkatkan Produktifitas
Meningkatkan Kualitas
Menyuburkan Tanaman
Ektraksi dari berbagai bahan alami
Menghemat Pestisida, Pupuk, Hormon

Hubungi kami untuk info lebih lanjut
HP 087770007358 pin BB 26D0FA87
Pastikan anda membeli di agen/ stokist resmi PT.Natural Nusantara

Tidak ada komentar:

Posting Komentar