Selasa, 11 Agustus 2015

CORRIN

CORRIN adalah agens hayati alami (pestisida biologi ) berbasis bakteri antagonis corynebacterium yang sangat efektif untuk mengendalikan penyakit-penyakit utama pada tanaman padi

CORRIN dapat mengendalikan penyakit hawar daun bakteri (HDB) atau penyakit kresek padi, hawar daun jingga / Bacterial Red Stripe (BRS), Blast / Pyricularia Oryzae dan bercak daun / Cercospora

CORRIN dapat juga untuk penyakit-penyakit layu pada sayuran / Jamur Fusarium, akar gada pada kobis / Plasmodiophora brassicae, dan layu pada pisang / Jamur Fusarium

CARA PENGGUNAAN CORRIN CAIR (volume 500 ml)

Perendaman Benih Padi dg larutan Corrin 5 cc/lt

Penyemprotan utk Sayuran dg larutan Corrin 5 – 10 cc/lt

CARA PENGGUNAAN CORRIN SERBUK (isi 100 gr)

Benih Padi dg 2 - 4 gr/lt direndam

Penyemprotan utk Sayuran dg larutan Corrin 3 – 5 gr/lt

Keterangan

Perendaman benih selama kurang lebih 15 menit.
Penyemprotan paling baik dilakukan sore hari.
Corrin cair Kocok dulu sebelum memakai


SIFAT PRODUK
- Produk ini aman terhadap hewan peliharaan, manusia dan lingkungan
- Produk ini tidak boleh dicampur pestisida kimia saat aplikasi

PERINGATAN BAHAYA
- Kontak langsung dengan kulit manusia tidak dapat menyebabkan keracunan
- Bila terkena mata dapat menyebabkan iritasi
- Hindarkan jangan sampai masuk mata

PETUNJUK KEAMANAN
- Pada waktu bekerja dengan produk ini jangan makan, minum, dan merokok.
- Pada waktu membuka wadah, memindahkan, mengencerkan dan melakukan aplikasi tidak harus memakai sarung tangan, karena bila tersentuh kulkit tidak beracun
- Cuci tangan sebelum makan dan minum
- Buang wadah bekas ke tempat sampah

Melayani Konsultasi dan Pemesanan Pupuk Organik Nasa dan Pestisida Organik Nasa
087770007358 / 081390071040 PIN BB 26D0FA87

BACALAH PETUNJUKNYA SEBELUM MENGGUNAKAN AGENS HAYATI INI

KUALITAS - KUANTITAS – KELESTARIAN

Selasa, 28 Januari 2014

AERO - 810



AERO-810 merupakan perekat-perata-pembasah terutama bagi pestisida (fungisida-insektisida-herbisida) juga untuk pupuk cair dengan fungsi antara lain :
1. Meningkatkan efektifitas / daya kerja penyemprotan pestisida, pupuk dan hormon dengan melekatkan dan meratakan butiran semprot pada daun sehingga tidak mudah menetes/hilang dan tercuci oleh hujan.
2. Menghemat pestisida, pupuk, hormon karena lebih banyak dan lama melekat /diserap di daun.
3. Meningkatkan daya kerja pestisida untuk hama berperisai dan yang kulitnya mengandung lapisan lilin.
4. Membantu membersihkan alat semprot dan tidak mengakibatkan penyumbatan nosel.
AERO-810 tidak banyak membentuk buih/busa, bersifat biodegradable, terurai secara alami sehingga aman bagi lingkungan.

Cara Pakai :
0,2 - 0,4 cc/liter atau 0,5 tutup/ tangki
Volume tutup + 10 cc
1 liter untuk + 5 - 6 ha/lahan

Bahan Aktif :
Polioksi Etilen Alkil Fenolic Ether 810 g/l

Mekanisme Kerja :
AERO-810 adalah bahan pencampur pestisida (insektisida, fungisida, herbisida) atau pupuk cair agar tegangan permukaan air menjadi rendah sehingga pestisida/pupuk cair menyebar lebih rata, menempel lebih kuat dan meresap lebih cepat di daun.

Petunjuk Keamanan :
Hindarkan dari makanan, air minum, dan jangkauan anak - anak.

Melayani Konsultasi dan Pemesanan Pupuk Organik Nasa dan Pestisida Organik Nasa
HP 087770007358 pin BB 26D0FA87
Pastikan anda membeli di agen/ stokist resmi PT. Natural Nusantara

PESTONA

PESTONA merupakan formula pengendali organik bagi beberapa hama penting pada tanaman pangan, hortikultura dan tahunan, hasil ekstraksi dari berbagai bahan alami yang mengandung bahan aktif : Azadirachtin, Alkaloid, Ricin (asam ricin), Polifenol, Eugenol, Sitral, Nikotin, Annonain dll. Kandungan lain : Atsiri Oil, Eucalyptus Oil, Solvent Extraction. PESTONA dibuat dari bahan alami, maka PESTONA bersifat : mudah terurai dialam sehingga tidak mencemari lingkungan, relatif aman bagi manusia, hewan piaraan, serta musuh alami hama tanaman, tanaman/buah bebas residu kimia dan aman dikonsumsi. PESTONA tidak membunuh hama secara cepat, tetapi berpengaruh pada daya makan, pertumbuhan, daya reproduksi, proses ganti kulit, hambatan pembentukan serangga dewasa, menghambat komunikasi seksual, penurunan daya tetas telur, dan menghambat pembentukan kitin. Selain itu berperan sebagai zat pemandul, mengganggu proses perkawinan serangga hama, menghambat peletakkan telur dan dapat bekerja secara kontak dan sistemik. PESTONA memiliki daya kerja dalam mengurangi nafsu makan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) atau mencegah OPT merusak tanaman lebih banyak, walaupun jarang menyebabkan kematian segera pada serangga/hama.

Hubungi kami untuk info lebih lanjut
HP 087770007358 pin BB 26D0FA87
Pastikan anda membeli di agen/ stokist resmi PT.Natural Nusantara

PENTANA

Natural PENTANA merupakan salah satu alternatif pengendalian hama yang efektif, efisien dan ramah lingkungan. Dibuat dari saripati beberapa tumbuhan khusus dengan proses alami. Keunggulan dari PENTANA, merupakan pengendali hama organik, mengendalikan hama sasaran secara cepat, mudah diaplikasikan di lapangan, tidak membunuh musuh alami, tidak mencemari lingkungan, mudah terurai (biodegradable)

Hubungi kami untuk info lebih lanjut
HP 087770007358 pin BB 26D0FA87
Pastikan anda membeli di agen/ stokist resmi PT.Natural Nusantara

METILAT PLUS PERANGKAP LALAT BUAH

Natural Metilat Plus berfungsi efektif sebagai perangkap lalat buah
Metilat Plus adalah salah satu produk pengendali hama dari PT. Natural Nusantara (NASA) yang berfungsi untuk menangkap lalat buah dan serangga pengganggu lainnya. Metilat Plus Natural bekerja dengan cara menebarkan aroma untuk memancing daya tarik lalat buah atau serangga lainnya agar hinggap pada Metilat Plus ini. Ketika lalat buah sudah menghinggapi Metilat ini, maka lalat buah atau serangga lainnya akan terjebak. Sehingga usaha pengendalian serangan lalat buah pada komoditas tanaman bisa tercapai dengan baik.

Cara Pakai : Sediakan botol bekas dan kayu sekitar 1,5 – 2,5 meter, kemudian botol tersebut di olesi Metilat lem ini hingga merata. Pasang botol tersebut pada kayu yang telah disediakan tadi. Tancapkan batang kayu tersebut di sekitar kebun atau tanaman anda. Tunggu dan lihat, 5 menit kemudian lalat buah dan berbagai jenis serangga pengganggu tanaman lainnya pasti akan terperangkap.



Hubungi kami untuk info lebih lanjut
HP 087770007358 pin BB 26D0FA87
Pastikan anda membeli di agen/ stokist resmi PT.Natural Nusantara

PENGENDALIAN HAMA TANAMAN

HAMA TANAMAN terdiri dari Serangga (80%), Molusca, Mamalia
PENYAKIT Terdiri dari Jamur, Bakteri dan Virus
GULMA Terdiri dari Alang - alang, Teki dan Rumput

Hama, Penyakit dan Gulma sangat merugikan Petani sehingga Dilakukan Pengendalian Hama Tanaman.
Persepsi yang ada di Petani saat ini adalah Pengendalian Hama satu - satunya solusi menggunakan Pestisida Kimia .
Namun Perkembangan Teknologi Pertanian membuktikan bahwa Bahaya Penggunaan Pestisida Kimia mengakibatkan Resistensi, Resurjensi, Ledakan Hama sekunder, Musnahnya musuh alami, Pencemaran Lingkungan dan Ganguan Kesehatan yang merugikan manusia dan lingkungan. Maka secara umum dapat dilakukan Pengelolaan Agroekonomi  melalui Aspek Ekonomi, Sosial dan Ekologi. Hal ini di atur Pemerintah dengan :
INPRES No 3/1986        : 57 Formulasi di Larang
Tahun 1989 dilakukan      : Pencabutan Subsidi Pestisida
Disahkan UU No 2/1992 : Sistem Budidaya Tanaman

Namun kendala yang sering dihadapi Petani adalah Gagal Memberantas Hama Konvensional karena Kesadaran akan Kualitas Lingkungan Hidup meningkat serta Pola Perlindungan Tanaman secara Organik.

Tahapan Kerusakan Ekosistem yang terjadi sat ini dapat di pisahkan dlam beberapa Tahap yaitu antara lain :
Tahap Subsistensi
Tahap Ekploitasi
Tahap Kritis
Tahap Bencana
Pengendalian Hama Tanaman.
Dari Tahapan diatas perlu dilakukan pembenahan secara dini oleh Petani sehingga perbaikan Kualitas, Kuantitas dan Kelestarian dapat Tercapai.

Teknik Pengendalian Hama Tanaman di lakukan secara Komprehensif yaitu :
1. Pengendalian Agronomi
Olah Tanah, Drainase, Rotasi, Pemberoan Lahan, Tanam Serentak, Jarak Tanam, Penunasan, Sanitasi Lahan, Perempelan, dll.
2. Pengendalian Varietas Tahan
Menggunakan Varietas Tahan secara Genetik maupun Ekologis.
3. Pengendalian Fisik & Mekanik
Pemanasan, Lampu Perangkap, Gelombang Suara, Barier, Pakai Tangan, Gropyokan, Pasang Perangkap, Pengusiran Hama.
4. Pengendalian Hayati
Tanaman : Tembakau, Srikaya, Mindi dll
Hewan : Predator, Parasitoid
Mikrobia : Jamur, Bakteri, Virus
5. Pengendalian Kimia
Alternatif Terakhir dan tidak di sarankan karena efek samping yang berbahaya.

SOLUSI PERTANIAN LESTARI
1. BAHAN ORGANIK SEBAGAI PUPUK
2. PENGGUNAAN MIKROBIA UNTUK PENGENDALIAN OPT
3. MENJAGA DAN MELESTARIKAN KEARIFAN LOKAL

PENGENDALI HAMA TANAMAN Dari PT. NASA
Meningkatkan Produktifitas
Meningkatkan Kualitas
Menyuburkan Tanaman
Ektraksi dari berbagai bahan alami
Menghemat Pestisida, Pupuk, Hormon

Hubungi kami untuk info lebih lanjut
HP 087770007358 pin BB 26D0FA87
Pastikan anda membeli di agen/ stokist resmi PT.Natural Nusantara

Jumat, 01 November 2013

BVR

Natural BVR merupakan produk pengendali hama & penyakit tanaman dari PT. Natural Nusantara. Natural BVR efektif dan efisien terhadap hama sasaran, tidak mematikan musuh alami, selaras keseimbangan alam, mudah dan relatif murah, aman terhadap lingkungan, manusia dan hewan, mendukung program pertanian berkelanjutan. Natural BVR masuk melalui mulut serangga hama, kemudian tumbuh dan berkembang menghancurkan sistem organ dari dalam.

BVR menempel pada kulit hama dan mengeluarkan enzim (Kitinase, Protease, Lipase) untuk menghancurkan kulit. BVR mengeluarkan racun (Beauvericin, Beauveroilides, Asam oksalat) untuk membunuh hama. Miselium tumbuh secara progresif dan muncul badan buah berwarna putih pada hama yang mati, jika hama terinfeksi tersinggung hama sehat, maka hama akan tertulari, penularan dapat melalui angin. Kematian hama berkisar + 4-8 hari setelah terinfeksi BVR.

Hubungi kami untuk info lebih lanjut
HP 087770007358 pin BB 26D0FA87
Pastikan anda membeli di agen/ stokist resmi PT.Natural Nusantara